25 September 2014

Asyiknya berbisnis bersama keluarga

Sudah lama saya tidak update nih blog, karena banyaknya waktu yang harus saya luangkan untuk merancang berpromosi yang sudah diajarkan dalam IMC (Internet Marketing Classroom) dari Founder ABENETWORK

Senang sekali rasanya jika kita sedang mencari alternatif untuk mencari rejeki halal, apapun itu jika direstui dan didukung oleh keluarga pastinya akan berkah.
Besar kecil yang kita dapat pun terasa nikmat

Dalam memulai bisnis (apalagi yang karyawan), pastinya akan susah sekali. Banyak sekali pertimbangan yang harus dipikir2 dan akhirnya ya ga jadi haha (curcol juga)

Tapi yang paling penting dalam memilih sebuah bisnis terutama bisnis Online itu ada kriteria yang harus diutamakan supaya tidak ganti2 bisnis dan loncat sana sini seperti orang yang rakus dan haus dalam mencari uang namun hasilnya NOL.

Kriteria tersebut adalah
1. Bisnis harus jelas (jika MLM harus ada SIUP, SIUPL dan terdaftar APLI). Cek DISINI
2. Produk yang ditawarkan mempunyai Selling Point yang tinggi. Cek DISINI
3. Produk mempunyai batas kadaluarsa yang panjang, dan selalu diburu dari waktu ke waktu
4. Tidak banyak pesaing (BLUE OCEAN BUSINESS)
Contoh produk yang banyak peminat tapi tidak banyak pesaing dan selalu diburu dari masa ke masa sejak jaman majapahit itu adalah produk pasutri. Lihat DISINI

Sudah banyak jutawan yang lahir dari bisnis ABE lewat jaringan Abenetwork ini, karena di tim abenetwork ini memiliki seorang leader yang berbisnis bukan sekedar cari uang saja.
Namun beliau sudah meluangkan seluruh waktu dan hatinya untuk bisnis ini.

Apa yang telah beliau lakukan untuk bisnis ini?
1. Mensupport bisnis ABE dengan membuat jaringan online abenetwork dan memaintance perbulan puluhan sampai ratusan juta (mana ada leader yang mampu seperti ini)
2. Memberikan training IMC yang benar2 gratisss (sepeser beliau tidak meminta bayaran)
3. Kapanpun Anda konsultasi dengan beliau, akan selalu dijawab pagi siang malam
4. Masih banyak yang bisa Anda lihat dari beliau, silahkan lihat di profil pribadinya di FACEBOOK


Apapun yang Anda lakukan, jika mengerjakannya dengan hati hasilnya akan terasa lebih nikmat dan berkah :)

BISNIS BARENG KELUARGA hanya ada di SINI

BELAJAR Dari LEADER ABE - 100% GRATIS. Tidak seperti di tempat lain yang harus membayar 3-5juta! BUKTIKAN

28 Agustus 2014

4 Tanda Anda Bisa Jadi Penyebab Keretakan Rumah Tangga


Menjalani pernikahan bukanlah sesuatu yang mudah, apalagi jika ingin hubungan itu awet hingga maut memisahkan. Banyak orang beranggapan, tiga tahun pertama pernikahan adalah masa paling berat. Namun menurut pakar hubungan pernikahan dari Your Tango Francesca Escoto, bukan berarti setelah melalui masa-masa itu, tidak akan ada lagi cobaan yang datang.

Setelah beberapa tahun pertama pernikahan, ada saja hal yang bisa menyebabkan pernikahan mengalami perpecahan. Tak jarang penyebab keretakan itu datang dari Anda sendiri. Inilah empat tanda bahwa Anda lah yang menyebabkan pernikahan tidak berjalan baik seperti dipaparkan Escoto:

1. Tidak bisa berhubungan dengan mertua.
Penelitian yang dilakukan Psikolog Terri Orbuch menunjukkan bagaimana pasangan berhubungan dengan mertua bisa jadi prediksi kelanggengan sebuah pernikahan. Dari riset Terri selama 26 tahun itu ditemukan, risiko cerai pada pasangan menikah menurun 20% ketika suami punya hubungan yang dekat mertua. Sebaliknya, risiko cerai meningkat 20% jika istri dekat dengan mertua.

Istri yang terlalu baik dan sulit menolak apapun permintaan mertua, bisa membawa pernikahan berujung ke perceraian. Sedangkan jika suami tidak mau mengenal dan dekat dengan mertuanya, hal serupa akan terjadi.

2. Anda tidak pernah dilibatkan.
Selama menjalani pernikahan, selalu suami yang melakukan segala sesuatunya, sehingga Anda tidak pernah melakoni apapun yang berujung pada sebuah kesalahan. Ini bisa berdampak buruk pada pernikahan, karena suami seolah-olah tidak menganggap keberadaan Anda atau malah lupa kalau dia memiliki istri yang bisa diajak berdiskusi dan dimintai bantuan.

Di satu sisi, Anda pun jadi tidak pernah meminta apapun pada suami. Anda mengizinkan suami melakukan apapun untuk Anda sehingga pada akhirnya Anda bisa diremehkan.

3. Tidak bisa mengontrol kemarahan atau rasa sakit hati.
Poin ketiga ini bukan berarti Anda selalu marah-marah. Justru yang ditekankan di sini adalah ketika Anda selalu berpura-pura untuk tidak marah karena ingin menghindari konfrontasi dengan pasangan. Anda tidak mau jujur tentang perasaan sendiri karena tidak mau dan siap menghadapi berita buruk.

Jika Anda terus-menerus melakukan hal ini, bukan hanya pernikahan yang bisa terkena dampak negatifnya. Anda sendiri pun bisa stres dan bukan tidak mungkin memengaruhi kesehatan fisik.

4. Selalu merasa benar.
Ketika selalu merasa benar, Anda setuju untuk berdiskusi dan negosiasi dengan pasangan. Namun pada akhirnya Anda akan membuat pasangan setuju dengan pemikiran Anda. Anda selalu berasumsi Anda lah yang benar, sehingga pasangan tidak akan pernah dipakai pendapatnya. Jika Anda yang selalu mengambil keputusan, pasangan lama kelamaan bisa merasa diremehkan dan tidak dianggap. (wolipop.detik)

shared by : suamimakinsayang.com
banner 500x90